Halo semuanya yang nyasar di blog ku, selamat membaca keluh kesahku yang tiada henti.
23 November 2021
Hari ini adalah (mungkin) hari dimana aku akan mengakhiri penderitaanku sebagai budak di suatu perusahaan dan akan memulai menjadi budak di perusahaan lain. Ugh, aku benar-benar stres akhir-akhir ini. Hidup memang naik turun. Setelah kebahagiaan, maka muncullah kesedihan. Bayangkan saja, aku baru saja wisuda sebulan yang lalu, tepat tanggal 23 Oktober. Hidupku di dunia pekerjaan bukannya semakin membaik namun justru semakin memburuk hingga pada puncaknya pada hari ini. Aku dan beberapa orang lainnya 'dirumahkan'. Sudah semakin jelas bahwa ada semacam redflag bagi aku untuk resign.
Aku memang sudah tidak tahan lagi, rasanya sudah tidak bersemangat bekerja di situ, bahkan setelah aku speak up tentang kegelisahanku pada orang tuaku, aku tetap stres dan mereka meminta aku bertahan. Namun, aku sudah tidak kuat lagi menghadapi ini. Aku terlalu stres dan bukannya aku merasa gengsi atau bagaimana, tapi ke-stres-an ku ini membuat aku tidak bisa berpikir apapun.
Sejak awal bulan November, memang sudah ada banyak sekali tanda-tanda bahwa mereka memang sedang mengeliminasi karyawan.
Huft, sudahlah.
Bagiku, memang sudah waktunya, dan mungkin aku tidak kompeten pada bidang pekerjaan ini, jam kerja yang tidak pasti, dan berbagai lika-liku lainnya. Entah apa, terserah mereka yang masih bertahan mau berkomentar apa tentang diriku, mungkin aku akan dijelek-jelekkan, atau dianggap tidak akan sukses, yasudah.
Ada banyak hal yang tidak seharusnya aku ceritakan disini. Yang jelas, aku ingin hidupku balance, antara pekerjaan, kehidupan, dan ibadah. Itu.
Sekian teman-teman yang sudah membaca ini. Aku harap kalian sukses semua ya dan dimudahkan di segala urusan. Selamat bersenang-senang dengan hidup.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar